Sejarah Virus Singkat, serta Ciri dan Struktur Morfologi Virus Bakteriofage

Sejarah virus yang akan admin bahas kali ini berupa sejarah penemuan virus ebola, HIV, serta virus zika. Sebelum menjelajah lebih jauh, mari sejenak membahas materi biologi kelas 10 mengenai sejarah virus singkat, serta ciri, dan struktur morfologinya. Pada artikel kali ini, admin akan mengulas sejarah virus secara umum, kemudian dilanjutkan dengan ciri ciri virus, kemudian struktur virus bakteriofage. Kemudian, diakhir artikel, admin mengulas sedikit mengenai sejarah virus Ebola, HIV, serta virus zika. Jika teman teman ingin melompat pembahasan, dapat klik link di tabel dibawah yah. Selamat membaca.

 

Mengenal Virus

Virus adalah makhluk hidup yang unik dibandingkan dengan lainnya. Karena keunikannya tersebut, ilmuan sangat tertarik untuk menelitinya. Ilmu yang mempelajari virus dikenal dengan virologi.

 

Sejarah Virus Singkat

Virus pertama kali ditemukan pada awal abad ke 17, tepatnya di tahun 1632 oleh Antony van Leewenhoek. Ilmuan asal Belanda tersebut menggunakan alat bantu untuk melihat benda kecil. Karena penemuannya tersebut, ilmuan lain kemudian tertarik untuk menyelidiki objek berukuran mikro. Di era tersebut, mikroskop mulai ditemukan dan disempurnakan oleh para peneliti. Di masanya, mikroskop pertama kali dibuat dengan pembesaran mencapai 150 kali lipat. Mikroskop ini mulai digunakan untuk meneliti bakteri, sel, serta organisme renik berukuran mikro lainnya.

Saat ini, mikroskop dapat memperbesar hingga 1.000 kali lipat ukuran asli. Bahkan, mikroskop elektron dapat memperbesar 10.000 kali lipat dari ukuran aslinya. Karenanya, peneliti kini telah banyak mempelajari kehidupan renik. Mulai dari sel, jamur, bakteri, serta membuka peluang untuk mempelajari virus secara lebih detail.

Baca Juga: Replikasi Virus dengan Siklus Litik dan Lisogenik

Sejarah Penemuan Virus dari Adolf Mayer

Ilmuan yang berperan penting dalam sejarah penemuan virus, salah satunya ialah Adolf Mayer. Ilmuan berkebangsaan Jerman ini mulai meneliti penyakit bintik kuning pada daun tembahau di tahun 1882. Dengan menyemprotkan getah tanaman tembakau yang terkena bintik kuning, ke tanaman tembakau yang sehat lainnya. Hasilnya, penyakit tembakau yang sehat tersebut, terserang penyakit kuning seperti tanaman tembakau tadi. Karenanya, Mayer menyimpulkan bahwa ada suatu mikroorganisme yang menginfeksi tanaman tembakau.

Mayer menyimpulkan bahwa ada suatu mikroorganisme yang menginfeksi tanaman tembakau.

 

Ciri Ciri Virus

Virus memiliki beberapa ciri yang unik. Berikut 8 ciri virus :

  1. Bersifat Aseluler (tidak memiliki sel),
  2. Berukuran mikroskopik (sekitar 20-300 milimikron),
  3. Hidup di dalam sel hidup lainnya,
  4. Berbentuk kristal (pada umumnya),
  5. Hanya memiliki satu macam asam nukleat (RNA atau DNA saja),
  6. Tidak bermetabolisme,
  7. Tidak bergerak, serta
  8. Dapat dikristalkan.

Itulah 8 ciri ciri dan sifat sifat virus biologi yang serting dipelajari di mata pelajaran Biologi SMA kelas X. Setelah membahas sejarah virus serta ciri virus, mari mengenal struktur morfologi virus.

 

Struktur Virus Bakteriofage

Virus merupakan makhluk hidup dengan berbagai bentuk dan struktur yang berbeda beda. Pada artikel ini, admin akan mengulas struktur bakteriofage. Bakteriofage merupakan virus yang menyerang bakteri. Salah satu contoh bakterifage adalah virus T4 yang merupakan virus penyerang bakteri Eschirecia Coli. Bakteriofage ditemukan oleh Twort dan D’herlle yang termasuk ke dalam ordo Caudovirales. Nah, mari kita pelajari struktur virus Bakteriofage ini.

Struktur Virus Bakteriofage yang Menyerang Bakteri Escericia Coli

Struktur Virus Bakteriofage yang Menyerang Bakteri Escericia Coli

 

Struktur bakteriofage terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian kepala, isi tubuh, serta ekor.

1. Bagian Kepala

Bagian kepala bakteriofage dibungkus oleh kapsid. Kapsid adalah selubung protein yang berfungsi untuk membentuk tubuh virus. Kapsid terdiri dari monomer identik yang terdiri dari rantai polipeptida.

2. Isi Tubuh

Tubuh virus terdiri dari materi genetik yang dapat diturunkan. Gen ini dapat berupa ADN atau ARN saja. Contoh virus dengan gen ADN ialah : “Papova virus, Herpes virus, Adeno virus, serta Pox virus”. Adapun virus dengan gen ARN antara lain: “Rhabdo virus, Paramyxo virus, Reovirus, Toga virus, serta Picorna virus.

3. Ekor

Bagian ekor pada virus berguna sebagai alat untuk menyerang organisme lain. Ekor bakteriofage terdiri atas
tabung bersumbat dengan serabut-serabut.

Baca Juga: Siklus Litik dan Lisogenik pada Bakteriofage

Itulah struktur bakteriofage yang menyerang bakteri. Sebenarnya bentuk bentuk virus beraneka ragam, berikut beberapa contoh morfologi virus yang dapat kamu jadikan referensi.

Bentuk Struktur Morfologi Virus serta Sejarah Virus

Bentuk Struktur Morfologi Virus serta Sejarah Virus

 

Seperti janji admin di atas tadi, kali ini admin akan sedikit mengulas mengenai sejarah virus lainnya.

 

Sejarah Singkat Penemuan Virus Penyebab Penyakit

Sejarah Virus HIV

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus penyebab penyakit AIDS. HIV menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan penyakit maupun infeksi. Tanpa diobati, HIV dapat hidup selama 9 hingga 11 tahun.

Sejarah HIV Pertama kali ditemukan oleh ilmuan Prancis yang bernama Jean Claude Chermann, serta Françoise Barré-Sinoussi. Di tahun 1983, kedua ilmuan tersebut untuk pertama kalinya menemukan HIV yang awalnya diberi nama dengan ALV dari seorang penderita sindrom limfadenopati. Dibantu dengan ilmuan lain, Luc Montagnier mereka berhasil membuktikan penyabab penyaktit AIDS ialah virus ALV.

Hal ini menarik ilmuan lain untuk meneliti virus penyebab AIDS tersebut. Tercatat dalam sejarah HIV AIDS, ilmuan asal Amerika Serikat, Robert Gallo, mulai meneliti virus HTLV-III mulai tahun 1984. Hasilnya, ia menyimpulkan bahwa virus ALV serta HTLV-III merupakan virus yang sama. Kemudian, nama virus tersebut diubah menjadi HIV, atau dikenal dengan HIV-1.

Beberapa tahun kemudian ditemukan virus serupa yang menambah catatan sejarah penyakit HIV dengan yang ditemukan Robert Gallo serta Jean Cloude. Namun virus yang ditemukan di Afrika Barat tersebut memiliki perbedaan sekitar 55%nya. Virus yang dikenal dengan HIV-2 ini diperkirakan berasal dari retrovirus yang menginveksi primata. Hingga tahun 2014, virus HIV telah menjangkit hingga 640.000 orang di Indonesia.

 

Sejarah Virus Ebola

Pengertian Virus Ebola adalah jenis virus yang tergolong gen Ebolavirus, famili Filoviridae. Virus yang juga dikenal dengan EBV dan EBOV ini awalnya ditemukan di Liberia, dan Guinea. Sejarah virus ebola tercatat diderita pertama kali di tahun 1976. Awalnya, korban diduga meninggal akibat terinfeksi virus setelah korban memakan daging gorilla. Namun pernyataan ini disanggah dengan alasan seharusnya gorila lebih banyak yang mati akibat virus tersebut. Hipotesa selanjutnya, penyebab virus tersebut adalah kelelawar, hipotesa ini merujuk pada hasil riset 276 kelelawar di Bangladesh yang ditangkap.

 

Sejarah Virus Zika

Sejarah virus Zika awalnya dimulai pada tahun 1947. Pada tahun tersebut, ilmuan menemukan virus unik yang menyerang monyet resus di hutan Zika, Uganda. Setahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1948, virus yang sama juga ditemukan pada nyamuk spesies Aedes Africanus yang berada di hutan. 4 Tahun berikutnya tepatnya di tahun 1954, virus ini mulai menyerang manusia yang berada di Nigeria.

Di tahun 2007 lalu, penyakit zika mulai menjadi penyakit endemis terus menyebar luas ke luar Afrika, dan mulai ditemukan di wilayah Pasifik Selatan. Di bulan Mei 2015 lalu, virus zika mulai menjangkit negara Brazil. Kemudian di awal tahun 2016, virus zika mulai menyerang daerah di Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Karibia, serta Oceania. Di Negara kita sendiri, virus Zika Indonesia telah ditemukan di wilayah pedalaman Jambi.

Bagaimana? sudah faham mengenai artikel Sejarah Virus Singkat, serta Ciri dan Struktur Morfologi Virus Bakteriofage? Jika belum silahkan bertanya melalui kolom komentar yah.

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.